Remaja berumur 16 tahun itu membakar diri di desa Dageri, Provinsi Qinghai, China pada Minggu, 9 Desember sekitar pukul 19.00 waktu setempat. Daerah tersebut didominasi oleh etnis Tibet.
Demikian diberitakan kantor berita resmi China, Xinhua dan dilansir AFP, Senin (10/12/2012). Jasad korban dikremasi empat jam setelah kematiannya. Otoritas setempat tengah menyelidiki insiden ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih dari 90 warga Tibet telah melakukan aksi bakar diri sejak tahun 2009 untuk memprotes kepemimpinan China di wilayah yang didominasi warga Tibet. Frekuensi aksi bakar diri ini meningkat tajam pada November lalu. Nyaris seluruh pelaku tewas akibat aksi bakar diri mereka.
Sebelumnya pada Minggu, 9 Desember kemarin, Xinhua memberitakan bahwa seorang biksu dan keponakan laki-lakinya telah ditahan atas tuduhan menghasut 8 warga Tibet melakukan aksi bakar diri.
(ita/nrl)











































