Seperti diberitakan kantor berita AFP, Senin (10/12/2012), Jose Villena resmi menyampaikan pengunduran dirinya pada Minggu, 9 Desember waktu setempat.
Villena menjadi bahan pemberitaan ketika pada 27 November lalu, dia tiba terlambat di bandara Arequipa. Dia langsung mendatangi counter maskapai Lan Peru untuk meminta agar pesawat yang akan dinaikinya, berhenti. Padahal saat itu, pesawat itu telah mulai bergerak di landasan untuk bersiap lepas landas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kejadian itu pun ramai diberitakan dan menuai kecaman publik. Villena kemudian meminta maaf atas kejadian itu pada Jumat, 7 Desember lalu. Namun dia bersikeras membantah telah memukul seorang pegawai.
Namun kemudian media Peru mempublikasikan laporan medis yang menyebutkan bahwa pegawai wanita tersebut mengalami memar pada lengannya. Kelompok-kelompok wanita dan organisasi-organisasi HAM pun menyerukan pemecatan menteri tersebut.
Dengan pengunduran dirinya ini, Villena digantikan oleh Teresa Laos, seorang pengacara.
(ita/nrl)











































