Korut Tunda Jadwal Peluncuran Roket

Korut Tunda Jadwal Peluncuran Roket

- detikNews
Senin, 10 Des 2012 09:25 WIB
Korut Tunda Jadwal Peluncuran Roket
Ilustrasi (Reuters)
Pyongyang - Otoritas Korea Utara (Korut) menunda jadwal peluncuran roket. Seluruh aktivitas persiapan peluncuran roket yang dijadwalkan awal minggu ini pun dihentikan. Diduga, penundaan ini disebabkan oleh sejumlah persoalan teknis.

"Para ilmuwan tengah mempertimbangkan dengan serius wacana untuk memundurkan waktu peluncuran satelit karena beberapa alasan," demikian pernyataan Komite Teknologi Luar Angkasa Korea Utara, seperti dilansir Asia One, Senin (10/12/2012).

Namun tidak dijelaskan alasan-alasan yang dimaksud. Seorang pejabat pemerintah Korea Selatan (Korsel) yang enggan disebut namanya mengungkapkan, kini seluruh aktivitas persiapan peluncuran yang telah dilakukan otoritas Korut sejak pekan lalu, dihentikan untuk sementara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejumlah analis memberikan pendapatnya soal pemunduran jadwal peluncuran roket Korut tersebut. Menurut mereka, alasan yang mendasari pemunduran jadwal peluncuran tersebut lebih karena persoalan teknis atau karena turunnya salju yang cukup tebal di wilayah tersebut.

"Pengumuman tersebut dikeluarkan secara resmi oleh ilmuwan Korut, yang berarti kemungkinan besar alasan penundaan adalah masalah teknis atau kondisi cuaca," tutur Jang Yong-Seok dari Institut Perdamaian dan Unifikasi pada Seoul National University.

Sejak awal, Korut mengungkapkan rencana peluncuran roket yang bertugas membawa satelit pengamatan bumi ke luar angkasa. Dalam keterangan resminya, Korut menyatakan, peluncuran tersebut akan digelar antara 10-22 Desember, tanpa menyebut waktu pasti.

Sejumlah pihak menilai, peluncuran satelit tersebut akan digelar pada 17 Desember karena bertepatan dengan hari kematian mendiang pemimpin Kim Jong-Il.

Rencana peluncuran roket Korut ini menuai kecurigaan dan kritikan sejumlah negara. Amerika Serikat dan Korsel meyakini bahwa Korut sebenarnya berencana melakukan uji coba rudal jarak jauh, namun menyamarkannya sebagai peluncuran satelit ke luar angkasa.

Amerika Serikat dan Jepang bahkan telah menyiagakan militernya di wilayah perairan dekat Korut. Jepang pun akan menembak jatuh roket Korut jika berpotensi mengancam kedaulatan wilayahnya.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads