Pidato tersebut akan disiarkan stasiun televisi nasional hari ini menyusul bentrokan berdarah antara para demonstran pendukung dan penentang Morsi. Bentrokan pada Rabu, 5 Desember tersebut menewaskan lima demonstran.
Seorang pejabat senior Mesir mengatakan, dalam pidatonya tersebut, Morsi akan menjangkau oposisi dan mengajak berdialog.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para penentang Morsi mendesak dia untuk mencabut dekrit presiden yang dikeluarkannya pada 22 November lalu. Dekrit yang sifatnya temporer itu memberikan kekuasaan tak terbatas bagi Morsi.
Oposisi juga mendesak Morsi membatalkan referendum yang akan digelar pada 15 Desember mengenai draf konstitusi yang ditentang banyak kaum liberal dan Kristen. Draf konstitusi tersebut dianggap tidak mencerminkan seluruh lapisan masyarakat Mesir.
(ita/nrl)











































