Bos Triad Bebas Setelah 14 Tahun Dipenjara, Macau Tingkatkan Keamanan

Bos Triad Bebas Setelah 14 Tahun Dipenjara, Macau Tingkatkan Keamanan

- detikNews
Sabtu, 01 Des 2012 17:22 WIB
Bos Triad Bebas Setelah 14 Tahun Dipenjara, Macau Tingkatkan Keamanan
Wan Kuok-koi (AFP)
Macau - Setelah mendekam di dalam penjara selama lebih dari 14 tahun, bos triad asal Macau yang dijuluki 'Broken Tooth' akhirnya bebas. Pria berusia 57 tahun ini merupakan pemimpin geng kriminal yang bertanggung jawab atas serangkaian kasus pembunuhan dan pengeboman di Macau pada tahun 1990-an lalu.

Pembebasan pria bernama Wan Kuok-koi ini memaksa aparat setempat untuk meningkatkan keamanan di wilayah yang memiliki kompleks kasino terbesar di dunia tersebut. Demikian seperti dilansir Asia One, Sabtu (1/12/2012).

Wan yang mengenakan kaos putih, terlihat berjalan keluar dari penjara sembari tersenyum kecil. Dia dijemput 2 orang pria, yang salah satunya diduga sebagai saudara dekatnya. Tanpa memberi keterangan kepada wartawan yang telah menunggunya di luar, Wan langsung masuk ke dalam mobil berwarna putih dan meninggalkan lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama ini, Wan dikenal sebagai pemimpin triad 14K, yaitu geng kriminal yang bermarkas di Macau yang aktif secara internasional pada pertengahan tahun 1990-an. Wan ditangkap polisi dan kemudian dipenjara atas kasus penipuan pinjaman, pencucian uang dan serangkaian aksi kriminal.

Dalam persidangan Wan, terungkap bahwa geng kriminalnya bertanggung jawab atas serangkaian tindak pembunuhan, pengeboman, penembakan, dan penculikan yang terjadi pada pertengahan 90-an. Wan diadili bersama dengan 9 anggota gengnya atas sejumlah dakwaan, mulai dari perjudian ilegal, pemerasan, perdagangan narkoba, penyelundupan dan kepemilikan senjata api ilegal.

Bebasnya Wan memicu kekhawatiran warga Macau serta aparat setempat. Namun secara terpisah, pengacara Wan menyatakan, kliennya berniat untuk menjalani hidup damai dan tenang pasca keluar dari penjara.

"Satu-satunya hal yang dia inginkan adalah orang-orang melupakannya. Dalam beberapa minggu terakhir, dia menjadi ulasan utama sejumlah media dan mereka terus membahas masa lalunya. Kini, yang dia inginkan hanyalah hidup damai. Dia akan menjalani hidup tenang mulai sekarang," tutur pengacara tersebut.

Selama Wan dipenjara, Macau telah berubah menjadi destinasi judi ternama di dunia. Baru-baru ini, Macau disebut-sebut meraih pendapatan sektor judi 5 kali lipat lebih banyak dibanding Las Vegas.

(/)


Berita Terkait