Lebih Dari 100 Makam Dirampok, Jasadnya Digunakan untuk Ilmu Hitam

Lebih Dari 100 Makam Dirampok, Jasadnya Digunakan untuk Ilmu Hitam

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 01 Des 2012 11:45 WIB
Lebih Dari 100 Makam Dirampok, Jasadnya Digunakan untuk Ilmu Hitam
Ilustrasi (Reuters)
Porto-Novo - Lebih dari 100 makam di sebuah kompleks kuburan di Benin, Afrika Barat dibongkar dan dirampok. Diduga jasad-jasad tersebut dicuri untuk digunakan dalam ritual ilmu hitam.

Seperti dilansir Asia One, Sabtu (1/12/2012), kasus perampokan makam semacam ini memang marak terjadi di negara-negara Afrika Barat. Selain untuk keperluan ilmu hitam atau ritual voodoo, jasad-jasad yang dicuri tersebut juga diperjualbelikan di pasar gelap.

Perampokan ini terjadi di wilayah Dangbo, yang berjarak sekitar 10 km dari ibukota Porto-Novo. Aparat setempat tengah melakukan investigasi menyeluruh atas kasus ini. Sejumlah saksi mata menuturkan, melihat sejumlah pria bermasker menggali sejumlah makam dan mengambil tulang belulang serta jasad yang ada di dalamnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perampokan makam selalu berkaitan dengan uang di wilayah ini. Biasanya digunakan untuk ritual upacara pengorbanan, atau untuk ilmu hitam," jelas direktur makam setempat, Joseph Afaton.

Diketahui bahwa sejumlah bagian tubuh atau organ dalam manusia serta beberapa hewan langka dihargai sangat tinggi di wilayah Afrika. Benda-benda tersebut diyakini mampu memberikan kekuatan supernatural sehingga sering digunakan dalam upacara-upacara mistis. Selain itu, para pelaku perdagangan organ tubuh manusia di Afrika juga sering mendapat 'barang dagangan' mereka dari para perampok makam.

Meskipun di beberapa negara, para pelaku perdagangan organ tubuh memilih untuk memperjualbelikan organ tubuh yang masih segar dengan melakukan serangkaian pembunuhan. Pada September lalu, otoritas Kamerun menangkap 5 pelaku perdagangan tubuh manusia yang tertangkap basah membawa-bawa potongan kepala manusia saat melewati wilayah perbatasan.

(nvc/gah)



Berita Terkait