Pantai tersebut memang dikenal dengan ombak besarnya yang mendadak muncul atau dijuluki 'sneaker waves'. Saat kejadian, keluarga tersebut tengah asik bermain lempar-tangkap dengan anjing mereka yang bernama Fran. Demikian seperti dilansir Asia One, Jumat (30/11/2012).
Namun tiba-tiba sang ayah, Howard Kuljian (54) melemparkan tongkat hingga ke dalam air dan si anjing pun mengejar tongkat tersebut. Tiba-tiba, gelombang besar datang dan menyeret si anjing ke dalam air. Putra Howard, Gregory yang masih berusia 16 tahun langsung berlari ke dalam air untuk menyelamatkan anjingnya. Namun ternyata, Gregory justru ikut terseret ombak besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jasad Howard dan Mary ditemukan oleh petugas penyelamat beberapa saat kemudian. Sedangkan Gregory masih hilang, namun diduga remaja ini sudah tak bernyawa.
Ajaibnya, tak diduga-duga, anjing kesayangan mereka justru bisa kembali ke pantai dalam keadaan selamat. Insiden ini mengejutkan warga kota Arcata, California Utara. Aparat setempat mengingatkan warga agar lebih berhati-hati saat berada di pantai tersebut.
"Karena kondisi pantai memang seperti itu, ketika ombak setinggi 3 meter menerjang, airnya melonjak hingga ke pantai dan akan menggulung kembali ke laut dengan sangat cepat. Gulungan ombaknya seperti mesin cuci," kata petugas patroli pantai, Letnan Bernie Garrigan.
(nvc/ita)










































