"Federasi Rusia akan menggunakan hak pilih untuk mendukung resolusi ini didasarkan pada posisi yang kami yakini," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Rusia menjelang voting di Majelis Umum PBB, seperti dilansir Channel News Asia, Kamis (29/11/2012).
Rusia yang merupakan salah satu anggota tetap Dewan Keamanan PBB, telah sejak lama menunjukkan dukungan bagi resolusi yang memperjuangkan peningkatan status Palestina di PBB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada kondisi seperti ini, upaya internasional maupun regional harus difokuskan pada kelanjutan perundingan langsung antara Israel-Palestina," imbuh Kemenlu Rusia dalam pernyataannya.
Kamis (29/11) ini, sebanyak 193 negara anggota PBB, termasuk Rusia, China, Israel bahkan Amerika Serikat diharapkan akan menggunakan hak pilihnya dalam Sidang Majelis Umum PBB. Mereka akan memilih apakah mendukung atau menentang resolusi yang diajukan Palestina soal peningkatan status keanggotaannya di PBB.
Sebelumnya diberitakan, Prancis menyatakan dengan jelas akan mendukung Palestina dalam resolusi tersebut. Sikap Prancis ini ditentang keras oleh sekutu lamanya, Amerika Serikat. AS bersama Israel dipastikan akan menolak resolusi tersebut.
(nvc/ita)











































