Dua orang dari keluarga tersebut, termasuk salah satu yang tewas, diketahui merupakan anggota pasukan milisi anti-Al Qaeda, Sahwa, yang terdiri dari warga etnis Sunni.
Seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (28/11/2012), serangan itu terjadi di kota Tarmiyah pada Rabu sekitar pukul 04.00 waktu setempat. Di antara para korban tewas adalah tiga anak-anak yang berumur 2 tahun, 3 tahun dan 7 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa ini terjadi sehari setelah rentetan pengeboman dan penembakan di Irak menewaskan 19 orang dan melukai 71 lainnya.
Tingkat kekerasan di Irak sebenarnya telah menurun drastis sejak mencapai puncaknya pada tahun 2006 dan 2007. Namun serangan-serangan itu tetap sering terjadi. Menurut data pemerintah Iral, sebanyak 144 orang tewas dan 264 orang lainnya luka-luka dalam berbagai serangan yang terjadi bulan Oktober lalu.
(ita/nrl)











































