Mobil MPV yang ditumpangi Pang Lee Si bersama dengan 4 orang lainnya mengalami kecelakaan di KM372, North-South Expressway pada Selasa (27/11) pagi waktu setempat. Saat itu, mereka tengah dalam perjalanan untuk menghadiri sebuah pertunjukan musik di kuil setempat. MPV yang tengah melaju dari wilayah Parit Buntar ke wilayah Muar ini menabrak sebuah truk seberat 12 ton yang tengah berdiam di bahu jalan.
"MPV tersebut menabrak truk bermuatan beras, yang tengah diparkir di jalur darurat," ujar Wakil Kepala Kepolisian Tanjung Malim, Inspektur R Supramaniam, seperti dilansir The Star, Rabu (28/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dituturkan Supramaniam, 5 orang tewas seketika di lokasi kejadian. Pang Lee Si yang berusia 35 tahun ini merupakan salah satu korban tewas. Sedangkan 6 orang lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Slim River.
Salah satu korban selamat, Chong Soon Choy (61) menuturkan, awalnya dirinya yang mengemudikan MPV tersebut. Namun karena dia kelelahan, maka mereka berhenti sejenak di Sungai Perak dan kemudian berganti sopir. Giliran Heng Choon Tee (33) yang mengambil alih kemudi.
"Ketika mendekati pintu keluar Slim River, sebuah kendaraan menyalakan lampu tembak dan kami mengarah ke kiri untuk memberi jalan. Hal yang saya ingat selanjutnya, saya sudah berada di tengah kecelakaan mobil dan saya bisa mendengar orang berteriak dan menangis kesakitan," terang Chong yang mengalami patah tulang lengan dan rusuk akibat kecelakaan tersebut.
Heng yang memegang kemudi juga tewas seketika dalam kecelakaan tersebut. Sedangkan korban tewas lainnya adalah Poh Hock Huat (60), Daphne Eng Yuik Yee (14) dan Juvien Chin Yu Xuan (12).
Ibunda Pang yang datang ke rumah sakit terlihat sangat terpukul. Dia tidak berhenti menangis sembari berkata bahwa putrinya itu akan menikah dalam waktu dekat. Tidak disebutkan lebih lanjut keberadaan dan tanggapan calon suami Pang atas insiden ini.
(nvc/ita)










































