"Kami dengan jelas menyatakan tidak setuju dengan sekutu tertua kami untuk isu ini. Mereka tahu bahwa kami sangat tidak setuju dengan sikap mereka," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Victoria Nuland, seperti dilansir AFP, Rabu (27/11/2012).
"Namun itu semua merupakan kedaulatan mereka untuk memutuskan, untuk melanjutkan dukungan," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami fokus pada tujuan kebijakan kami di lapangan, untuk rakyat Palestina, untuk rakyat Israel juga, yang bertujuan akhir agar kedua pihak bisa hidup damai berdampingan satu sama lain," tutur Nuland.
"Tidak akan sikap lain di PBB yang bisa membawa Palestina lebih dekat pada kondisi tersebut... Jika memang ada voting, kami akan memilih 'tidak'," tegas Nuland.
Diketahui bahwa Prancis merupakan negara Eropa pertama yang mendukung keinginan Palestina untuk meningkatkan status keanggotaannya di PBB. Selama ini, Palestina hanya sekedar menjadi anggota pemantau PBB.
Sebuah proposal tengah diajukan ke Majelis Umum PBB dan membutuhkan dukungan mayoritas dari total 193 anggota tetap PBB. Diprediksikan sekitar 11-15 negara kawasan Uni Eropa akan mendukung proposal Palestina tersebut.
(/)










































