Aksi demo tersebut akan dilaksanakan di Lapangan Tahrir. Para aktivis telah berkemah di lapangan tersebut sejak Jumat, 23 November lalu.
"Ikhwanul Muslimin telah mencuri revolusi," demikian bunyi salah satu banner yang dibawa para aktivis seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (27/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain demo di Tahrir, aksi-aksi protes juga telah diserukan di sejumlah provinsi Mesir termasuk Alexandria.
Pekan lalu, Morsi mengeluarkan dekrit yang memungkinkan dirinya mengeluarkan keputusan atau aturan apapun yang sifatnya final dan tak bisa diganggu gugat.
Dekrit tersebut menempatkan diri Morsi tidak di bawah pengawasan siapapun juga dan bahwa keputusannya tidak dapat diubah oleh pengadilan atau otoritas lainnya.
Ribuan pendukung oposisi termasuk politisi liberal Mohamad ElBaradei, mantan kepala badan tenaga atom PBB, sebelumnya telah ikut dalam aksi demo menentang dekrit itu. ElBaradei menuding Morsi menjadikan dirinya sebagai "Firaun baru" dengan mengambil begitu banyak wewenang.
Namun Morsi menegaskan, dirinya hanya ingin membawa Mesir maju sebagai negara yang stabil dan aman. Morsi juga menegaskan, dirinya tidak ingin menjadi satu-satunya penguasa di negara itu.
(ita/nrl)











































