Empat aksi bakar diri tersebut terjadi pada Minggu (25/11) dan Senin (26/11). Dari empat orang tersebut, tiga di antaranya tewas. Demikian disampaikan organisasi HAM, Free Tibet yang berbasis di London, Inggris dalam statemen seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (27/11/2012).
"Kami sekarang menerima laporan aksi protes bakar diri nyaris setiap hari," kata Direktur Free Tibet, Stephanie Brigden.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga dari empat pelaku aksi bakar diri itu tewas. Mereka semua adalah kaum remaja. Seorang lagi sempat dilarikan ke rumah sakit namun kondisinya saat ini tidak diketahui.
Banyak warga Tibet di China menuding pemerintah Beijing melakukan penekanan agama dan pengikisan budaya mereka, seiring meningkatnya warga mayoritas etnis Han yang pindah ke wilayah-wilayah yang dihuni warga Tibet.
Pemerintah China menolak tuduhan tersebut. Beijing bersikeras bahwa warga Tibet menikmati kebebasan beragama. Ditambah lagi dengan meningkatnya investasi sehingga menciptakan modernisasi dan standar hidup yang lebih baik bagi warga Tibet.
(ita/nrl)











































