Para demonstran membakar kantor-kantor pusat partai Morsi di tiga kota yakni, Ismailiya, Port Said dan Alexandria. Bahkan di kantor Freedom and Justice Party (FJP), sayap politik Ikhwanul Muslimin di Alexandria, sempat terjadi bentrokan antara para demonstran dan para pendukung Morsi.
Sementara itu seperti diberitakan AFP, Sabtu (24/11/2012), para demonstran anti-Morsi juga berkumpul di alun-alun Lapangan Tahrir di Kairo. Mereka bahkan bertekad akan terus menduduki Lapangan Tahrir hingga sepekan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ribuan pendukung oposisi termasuk politisi liberal Mohamad ElBaradei, mantan kepala badan tenaga atom PBB, berkumpul di Lapangan Tahrir menentang dekrit itu. Polisi bahkan sempat menembakkan gas air mata ke arah para demonstran. ElBaradei menuding Morsi menjadikan dirinya sebagai "Firaun baru" dengan mengambil begitu banyak wewenang.
Namun Morsi menegaskan, dirinya hanya ingin membawa Mesir maju sebagai negara yang stabil dan aman. Morsi juga menegaskan, dirinya tidak ingin menjadi satu-satunya penguasa di negara itu.
(ita/ita)











































