Insiden ini berawal ketika kereta pertama yang dipenuhi penumpang berhenti di tengah terowongan akibat masalah mesin. Beberapa saat kemudian, datanglah kereta kedua yang dimaksudkan sebagai kereta pengganti.
Kereta kedua ini telah kosong usai menurunkan seluruh penumpang di salah satu stasiun. Kereta tersebut akan digunakan untuk mengevakuasi para penumpang yang berada dalam kereta pertama. Namun ketika hendak mendekat, kereta ini malah menabrak bagian belakang kereta pertama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tabrakan ini membuat kereta pertama terdorong keras ke depan secara mendadak. Dorongan itu begitu keras sampai-sampai membuat kereta tersebut keluar dari rel.
Akibat hantaman mendadak ini, sejumlah penumpang yang berada di dalam kereta pertama mengalami luka-luka. Sebagian penumpang bahkan ada yang mengalami patah-patah tulang. Seluruh korban luka telah dilarikan ke rumah sakit.
(nvc/ita)











































