Ribuan aktivis itu ditangkap setelah hampir 200 polisi terluka dalam serangan partai Jamaat-e-Islami dan sayap mahasiswanya saat berlangsung aksi protes nasional. Demo tersebut dilakukan untuk memprotes persidangan para pemimpin Jamaat-e-Islami yang dijerat dakwaan kejahatan perang.
Menteri Dalam Negeri Bangladesh Mohiuddin Khan Alamgir mengatakan kepada para wartawan, sekitar 350 orang dari ribuan aktivis yang ditangkap itu, akan diadili dalam persidangan yang berlangsung cepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pihak Jamaat, para aktivisnya telah ditangkap atas tuduhan palsu.
Otoritas Bangladesh telah memulai persidangan para pemimpin Jamaat pada November 2011 atas dakwaan kejahatan perang selama perang tahun 1971. Kelompok HAM Human Rights Watch yang berbasis di New York, AS mengkritik persidangan tersebut. Menurut HRW, persidangan itu tidak memenuhi standar internasional.
(ita/nrl)











































