Seperti dilansir Reuters, Sabtu (17/11/2012), militer Israel mengatakan 97 roket ditembakkan oleh Hamas dari wilayah Gaza pada Jumat (16/11), mengenai wilayahnya. Namun, Israel juga mengklaim berhasil menghadang roket-roket tersebut dengan sistem antirudal.
Sementara itu, Hamas yang merupakan kelompok yang menjalankan jalur Gaza mengaku bertanggungjawab atas penembakan rudal di Yerusalem dan Tel Aviv. Penembakan rudal ke kota yang dianggap suci oleh umat Muslim, Yahudi, dan Kristiani itu adalah pertama kalinya setelah Palestina meluncurkan roket 1970. Akibat serangan rudal ke Yerusalem itu, sirine terdengar di penjuru kota dan membuat warga tertegun.
Israel melakukan mobilisasi pasukan militernya dengan menyiapkan cadangan pasukan sebanyak 75 ribu personel untuk bersiaga di jalur Gaza. Namun tidak berarti seluruh pasukan tersebut diterjunkan dalam tugasnya.
Perdana Menteri Mesir Hisyam Qandil, mengecam tindakan Israel di jalur Gaza. Qandil menyebut sikap Israel itu sebagai bentuk dari agresi. Dia mengatakan, Mesir siap menengahi genjatan senjata.
(ahy/nvc)











































