"Jumlah korban terbaru yang kami miliki menunjukan 17 warga sipil, sebagian besar perempuan dan anak tewas, 14 lainnya terluka," kata Aqa Noor Kintoz, seperti dikutip Reuters, Jumat (16/11/2012). Mereka yang terluka dievakuasi ke rumah sait terdekat dari lokasi kejadian.
Pemboman tersebut terjadi di lokasi yang relatif tenang dari pertikaian. Bom meledak ketika kendaraan mengikuti iring-iringan kendaraan pengantin yang melewati jalan pedesaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Taliban bertanggungjawab atas hal ini. Mereka ingin menciptakan ketakutan dengan melakukan serangan tersebut," kata Juru Bicara Pemerintah Provinsi, Abdul Rahman Zwandai.
Presiden Afghanistan, Hamid Karzai mengecam insiden tersebut. Menurutnya, warga Afghanistan ingin hidup dalam sukacita dan kebahagiaan.
Dalam enam bulan terakhir tahun 2012, sebanyak 1.145 warga sipil Afghanistan tewas dan 2.000an warga lainnya terluka. Mereka rata-rata tewas direnggut bom yang diletakan di pinggir jalan.
Berdasarkan dara PBB, perempuan dan anak-anak tertinggi dari angka korban tewas, sekitar 30 persen dari jumlah total korban tewas selama enam bulan terhitung awal tahun 2012.
(ahy/ahy)











































