Kunjungan ke Paris Atas Biaya Pemerintah, Petraeus Ajak Selingkuhannya

Kunjungan ke Paris Atas Biaya Pemerintah, Petraeus Ajak Selingkuhannya

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 13 Nov 2012 14:57 WIB
Kunjungan ke Paris Atas Biaya Pemerintah, Petraeus Ajak Selingkuhannya
Paula Broadwell (The Charlotte Observer)
Washington, - Jenderal David Petraeus meletakkan jabatannya sebagai Direktur CIA terkait skandal perselingkuhannya dengan penulis biografinya, Paula Broadwell. Sedikit demi sedikit detail perselingkuhan itu kini terkuak.

Petraeus dilaporkan pernah mengajak wanita selingkuhannya itu menemaninya dalam kunjungan ke Paris, Prancis. Kunjungan itu menggunakan dana pemerintah.

Demikian diungkapkan sumber-sumber seperti diberitakan situs Buzzfeed, Selasa (13/11/2012). Kunjungan ke Paris tersebut terjadi pada Juli 2011 lalu, saat Petraeus baru dilantik sebagai Direktur CIA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Skandal seks ini mengagetkan banyak pihak di Amerika Serikat. Terlebih lagi teman-teman dan kerabat keluarga Petraeus. Jenderal bintang empat itu selama ini terlihat seperti seorang 'family man'. Pria berumur 60 tahun itu bahkan sering memuji-muji istrinya, Holly di depan umum.

Bulan Oktober lalu, pasangan itu pun terlihat sangat akrab saat pernikahan putri mereka, Anne. Petraeus dan Holly telah menikah selama 38 tahun dan telah dikaruniai dua anak yang telah dewasa.

Skandal seks ini terbongkar setelah seorang perempuan bernama Jill Kelley melaporkan adanya email bernada ancaman. Kelley (37) mengatakan pada FBI bahwa dirinya menerima email tanpa nama yang memicu dilakukannya investigasi atas Broadwell, seorang wanita bersuami dengan dua anak.

Dalam email tersebut terungkap bahwa Broadwell cemburu atas kedekatan Kelley dengan Petraeus. Kelley telah lama berteman dengan istri Petraeus, Holly. Selanjutnya dalam proses investigasi, ditemukan email-email yang menunjukkan kedekatan seksual antara Petraeus dan Broadwell.

Undang-Undang Militer AS menyatakan perzinahan adalah ilegal dan Petraeus dapat menghadapi proses peradilan militer jika ditemukan bukti yang dapat mematahkan klaimnya bahwa perselingkuhan itu dimulai setelah dia meninggalkan Angkatan Darat.

Petraeus bergabung dengan CIA pada 2011 setelah memimpin pasukan internasional di Irak dan Afghanistan. Dia adalah pejabat militer tertinggi setelah serangan 11 September yang mendapat banyak pujian karena berhasil mengendalikan "perlawanan" di Irak dan menerapkan strategi melawan pemberontak di Afghanistan.



(ita/nrl)


Berita Terkait