Petraeus dilaporkan pernah mengajak wanita selingkuhannya itu menemaninya dalam kunjungan ke Paris, Prancis. Kunjungan itu menggunakan dana pemerintah.
Demikian diungkapkan sumber-sumber seperti diberitakan situs Buzzfeed, Selasa (13/11/2012). Kunjungan ke Paris tersebut terjadi pada Juli 2011 lalu, saat Petraeus baru dilantik sebagai Direktur CIA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bulan Oktober lalu, pasangan itu pun terlihat sangat akrab saat pernikahan putri mereka, Anne. Petraeus dan Holly telah menikah selama 38 tahun dan telah dikaruniai dua anak yang telah dewasa.
Skandal seks ini terbongkar setelah seorang perempuan bernama Jill Kelley melaporkan adanya email bernada ancaman. Kelley (37) mengatakan pada FBI bahwa dirinya menerima email tanpa nama yang memicu dilakukannya investigasi atas Broadwell, seorang wanita bersuami dengan dua anak.
Dalam email tersebut terungkap bahwa Broadwell cemburu atas kedekatan Kelley dengan Petraeus. Kelley telah lama berteman dengan istri Petraeus, Holly. Selanjutnya dalam proses investigasi, ditemukan email-email yang menunjukkan kedekatan seksual antara Petraeus dan Broadwell.
Undang-Undang Militer AS menyatakan perzinahan adalah ilegal dan Petraeus dapat menghadapi proses peradilan militer jika ditemukan bukti yang dapat mematahkan klaimnya bahwa perselingkuhan itu dimulai setelah dia meninggalkan Angkatan Darat.
Petraeus bergabung dengan CIA pada 2011 setelah memimpin pasukan internasional di Irak dan Afghanistan. Dia adalah pejabat militer tertinggi setelah serangan 11 September yang mendapat banyak pujian karena berhasil mengendalikan "perlawanan" di Irak dan menerapkan strategi melawan pemberontak di Afghanistan.
(ita/nrl)











































