Badan intelijen Israel, Mossad telah lama dikenal akan penggunaan teknik-teknik seperti telepon yang meledak dan para pembunuh yang mengenakan wig (rambut palsu) dalam menghabisi musuh-musuh Israel. Mossad juga pernah mencoba membunuh mendiang diktator Irak Saddam Hussein dengan bom buku. Namun upaya pembunuhan pada tahun 1970-an itu gagal.
Demikian menurut film dokumenter yang ditayangkan di Israel pada Senin, 12 November malam waktu setempat seperti dilansir ABC News, Selasa (13/11/2012).
Dalam film dokumenter berjudul "Sealed Lips" tersebut, Saddam menolak membuka sendiri paket berisi bom tersebut. Dia menyuruh seorang pejabat Irak untuk membukanya. Pejabat itu pun tewas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Film tersebut juga mengungkapkan bahwa Mossad menggunakan bom surat dalam upaya pembunuhan yang gagal terhadap Alois Brunner, seorang Nazi. Film ini juga berisi detail karir Yitzhak Yofi, kepala Mossad dari 1974 hingga 1982.
Mossad memang punya sejarah soal pembunuhan berencana, khususnya terhadap pemimpin-pemimpin faksi Palestina. Pada tahun 1970-an, agen-agen Israel membunuh seorang anggota Black September, yang bertanggung jawab atas pembantaian Olimpiade tahun 1972.
Kemudian, tim Mossad yang terdiri dari lusinan pria dan wanita yang memiliki paspor palsu dan memakai wig, diyakini telah membunuh pemimpin Hamas Mahmoud al Mabhouh di hotelnya di Dubai pada tahun 2010.
(ita/nrl)











































