Sinema menang tipis, yakni dengan selisih tiga poin persen saja atas rivalnya dalam pemilu Kongres 6 November lalu. Wanita berumur 36 tahun itu mendukung reformasi layanan kesehatan yang digagas Presiden AS Barack Obama.
Dengan kemenangannya itu, Sinema terpilih menjadi anggota Senat dari negara bagian Arizona. Kemenangan Sinema cukup mengejutkan mengingat Arizona selama ini dikenal sebagai basis kekuatan partai Repunlik.
Kursi tersebut sebelumnya diduduki oleh Gabrielle Giffords, yang terluka parah dalam insiden penembakan pada Januari 2011, yang menewaskan enam orang.
Sinema dibesarkan dalam keluarga Mormon konservatif. Dalam wawancara dengan media berorientasi gay, Washington Blade pada Agustus lalu, Sinema menuding lawan-lawannya dalam pemilihan partai Demokrat menggunakan orientasi seksnya untuk menjatuhkan dirinya.
(ita/nrl)











































