Puluhan Ribu Orang Akan Saksikan Gerhana Matahari Total di Australia

Puluhan Ribu Orang Akan Saksikan Gerhana Matahari Total di Australia

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 12 Nov 2012 15:20 WIB
Puluhan Ribu Orang Akan Saksikan Gerhana Matahari Total di Australia
Ilustrasi (apod.nasa.gov)
Canberra, - Puluhan ribu orang mulai berdatangan ke Australia hari ini untuk menyaksikan gerhana matahari total yang langka. Menurut para pejabat setempat, fenomena ini tak pernah terjadi di wilayah tersebut dalam 1.300 tahun.

Pemerintah negara bagian Queensland memperkirakan sekitar 60 ribu pengunjung akan menyaksikan gerhana yang diprediksi akan terjadi pada Rabu, 14 November itu.

"Ini cukup unik karena kita tak pernah mengalami gerhana lainnya di Australia dalam bertahun-tahun," ujar direktur pelaksana Journeys Worldwide, yang mengadakan tur khusus gerhana seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (12/11/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gerhana matahari total itu akan dimulai saat matahari terbit di wilayah sebelah timur Darwin, Northern Territory dan melewati tanjung bagian timur Australia sebelum mengarah ke Pasifik Selatan menuju utara Selandia Baru.

Di Australia, tempat terbaik untuk menyaksikan gerhana matahari ini adalah antara Cairns dan Port Douglas, daerah pariwisata dekat Great Barrier Reef hutan hujan Daintree. Menurut otoritas pariwisata setempat, hotel-hotel bintang lima telah habis dipesan. Begitu pula tempat-tempat kemah.

"Cairns sudah cukup penuh, sulit menemukan akomodasi saat ini," kata juru bicara badan Tourism Tropical North Queensland. Diimbuhkan juru bicara tersebut, para turis dari Amerika Serikat, Jepang dan Jerman banyak yang tertarik untuk menyaksikan fenomena alam langka ini.

Sementara gerhana matahari sebagian bisa disaksikan di Papua Nugini, bagian timur Indonesia, Australia timur, Selandia Baru, Polynesia, sebagian Antartika dan bagian selatan Chili dan Argentina. Untuk Indonesia, gerhana matahari sebagian ini dapat dilihat di Papua Barat, NTT dan Jayapura. Peristiwa gerhana matahari ini akan terlihat saat matahari terbit di kawasan tersebut.

(ita/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini