Menurut juru bicara militer Israel seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (12/11/2012), serangan-serangan udara tersebut menargetkan sebuah terowongan dan sebuah gudang senjata di bagian utara Jalur Gaza, serta sebuah lokasi peluncuran roket di wilayah tersebut.
Belum diketahui ada tidaknya korban dalam serangan udara Israel ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Militer Israel pun membalas dengan melancarkan serangan-serangan udara dan tembakan artileri yang menewaskan 6 warga Palestina dan melukai 35 orang lainnya pada Minggu (11/11) kemarin.
Para militan Palestina kemudian menembakkan setidaknya 85 roket ke wilayah Israel selatan. Akibatnya, empat warga Israel luka-luka di kota perbatasan Israel, Sderot.
Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengingatkan, Israel siap meningkatkan responsnya atas serangan-serangan roket Palestina. "Militer sedang bertindak dan akan bertindak dengan keras terhadap organisasi-organisasi teroris di Jalur Gaza. Mereka mendapat pukulan keras dari militer," ujar Netanyahu dalam rapat kabinet Israel.
"Dunia harus menyadari bahwa Israel tak akan tinggal diam menghadapi upaya-upaya untuk menyerang kita. Kita siap meningkatkan tindakan -tindakan kita," imbuhnya.
(ita/nrl)











































