2 Jet Tempur Iran Serang Pesawat Tak Berawak AS, Ini Penjelasan Iran

2 Jet Tempur Iran Serang Pesawat Tak Berawak AS, Ini Penjelasan Iran

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 10 Nov 2012 11:41 WIB
2 Jet Tempur Iran Serang Pesawat Tak Berawak AS, Ini Penjelasan Iran
Foto: AFP
Teheran, -

Pemerintah Iran punya versi sendiri atas insiden penyerangan pesawat tak berawak Amerika Serikat oleh dua jet tempur Iran. Menurut Menteri Pertahanan Iran Brigjen Ahmad Vahidi, militer Iran berhasil mengusir pesawat tak dikenal yang melanggar wilayah udara negeri tersebut.

"Pekan lalu, sebuah pesawat tak dikenal masuk ke wilayah udara di atas wilayah perairan Republik Islam Iran di Teluk Persia, yang dikarenakan aksi cepat, tepat dan tegas dari Angkatan Bersenjata Iran, (pesawat itu) terpaksa kabur," kata Vahidi seperti dilansir Press TV, Sabtu (10/11/2012).

"Pengalaman ini dan insiden-insiden sebelumnya menunjukkan bahwa Republik Islam Iran dengan waspada dan tepat memonitor semua gerakan musuh dan mengambil aksi tegas, tepat dan diperlukan," tandas pejabat tinggi Iran itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Vahidi, insiden ini terus diselidiki otoritas Iran.

Pernyataan Vahidi ini bertentangan dengan statemen Pentagon sebelumnya. Menurut Pentagon, dua jet tempur Iran menembaki pesawat tanpa awak AS, yang tengah melakukan misi pengintaian rutin di wilayah internasional, tepatnya di atas Teluk Persia sekitar 16 mil laut dari pantai Iran. Jadi pesawat tak berawak AS tersebut tidak masuk ke wilayah udara Iran. Namun serangan ini tidak berhasil mengenai pesawat AS.

Insiden ini terjadi pada 1 November lalu, atau kurang dari seminggu sebelum pilpres AS yang digelar 6 November. Namun pihak Pentagon atau Kementerian Pertahanan AS sengaja menyembunyikannya dari publik hingga sekarang.

"Mereka menghadang pesawat tersebut dan melepas tembakan beberapa kali," ujar juru bicara Pentagon, George Little, dalam konferensi pers sepeti dilansir Channel News Asia, Jumat (9/11/2012).

Pesawat tempur Iran jenis SU-25 Frogfoot itu melepaskan sedikitnya 2 kali tembakan dan sempat mengitari pesawat AS sebanyak 2 kali. Diketahui bahwa pesawat tempur ini jauh lebih cepat dari pesawat tak berawak jenis Predator milik AS.

Ditegaskan Little, pesawat tanpa awak AS tidak pernah terbang di wilayah udara Iran. Serangan terjadi di wilayah perairan internasional yang terletak jauh dari wilayah Iran.

Tidak diketahui motif penyerangan tersebut. Awalnya muncul dugaan bahwa pesawat Iran tersebut berusaha memperingatkan pesawat tanpa awak AS. Namun dugaan tersebut dikesampingkan ketika pesawat AS malah diserang.

"Asumsi kami adalah mereka melepas tembakan untuk menjatuhkan pesawat," tutur Little.

Pasca insiden ini, Little menyatakan, Pentagon berupaya meningkatkan keamanan seluruh personel militernya di wilayah tersebut. "Kami punya banyak pilihan, mulai dari cara diplomatik hingga penggunaan militer untuk melindungi aset dan tentara militer kami di wilayah tersebut dan akan dilakukan jika diperlukan," tegasnya.

Pasca diserang, pesawat tanpa awak milik AS tersebut sempat dikejar oleh pesawat tempur Iran hingga beberapa lama. Namun akhirnya, pesawat AS tersebut berhasil kembali ke markas yang tidak disebut lokasinya, dengan selamat.

(ita/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini