Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengkritik pemilu Amerika Serikat sebagai "medan perang bagi para kapitalis". Kritikan ini disampaikan setelah Presiden AS Barack Obama terpilih kembali dalam pemilihan presiden AS pada 6 November lalu.
Menurut Ahmadinejad, sistem Barat berarti hanya yang kaya yang memegang kekuasaan. Hal tersebut disampaikan Ahmadinejad dalam event Bali Democracy Forum yang dimulai hari ini dan akan berlangsung dua hari.
"Pemilihan, yang merupakan salah satu manifestasi keinginan rakyat, telah menjadi medan perang bagi para kapitalis, dan menjadi dalih untuk pembelanjaan besar," cetus Ahmadinejad seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (8/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pernyataannya, Ahmadinejad tidak berkomentar langsung mengenai kemenangan Obama dalam pilpres tahun ini. Namun dicetuskannya, "demokrasi telah berubah menjadi aturan minoritas atas mayoritas".
Ahmadinejad mengatakan, masalah-masalah terus terjadi di negara-negara yang mengklaim sebagai pelopor demokrasi. "Perbudakan, penjajahan dan pelanggaran HAM terus terjadi atas umat manusia," tutur Ahmadinejad tanpa mengungkapkan negara apa yang dimaksud.
Dalam pilpres yang digelar 6 November lalu, Obama berhasil mengalahkan penantangnya dari partai Republik, Mitt Romney. Obama berhasil meraih 303 suara Electoral College sementara Romney mendapat 206 suara Electoral College. Sesuai sistem pilpres AS, capres harus meraih minimal 270 suara Electoral College untuk menduduki Gedung Putih.
(ita/nrl)










































