Pilpres AS Usai, Penghitungan Suara di Florida Belum Selesai

Pilpres AS Usai, Penghitungan Suara di Florida Belum Selesai

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 07 Nov 2012 17:35 WIB
Pilpres AS Usai, Penghitungan Suara di Florida Belum Selesai
Ilustrasi
Florida, - Kemenangan pilpres Amerika Serikat (AS) diraih oleh kandidat incumbent, Presiden Barack Obama. Namun hingga saat ini, penghitungan di negara bagian Florida yang merupakan salah satu wilayah kunci, masih belum selesai.

Belum diketahui secara pasti pemenang di negara bagian tersebut. Meskipun hasilnya tidak akan berpengaruh banyak terhadap hasil perolehan electoral vote dalam pilpres kali ini. Terakhir, Obama unggul jauh atas Mitt Romney dengan 303 electoral vote melawan 206 electoral vote.

Hingga Rabu (7/11) dini hari waktu AS, selisih perolehan sementara antara Obama dan Romney di Florida bersaing tipis sekitar 45 ribu suara. Jumlah tersebut sekitar 0,53 persen dari total 8,27 juta pemilih yang menggunakan hak pilihnya di wilayah Florida. Saat itu, total suara yang masuk penghitungan telah mencapai 99 persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat pukul 01.42 waktu setempat, saya mendengar masih ada warga yang memilih di Miami-Dade County," tutur juru bicara otoritas Florida, Chris Cate, seperti dilansir Reuters, Rabu (7/11/2012).

"Apresiasi bagi komitmen mereka untuk memilih," imbuh Cate yang bertanggung jawab atas pemungutan suara di wilayah Florida ini.

Secara terpisah, Kepala Komisi Pemilihan Miami-Dade County menyatakan, hasil akhir pilpres AS di wilayah Florida baru bisa diketahui pada Rabu (7/11) sore waktu setempat. Diketahui bahwa Florida menyumbang tambahan suara sebesar 10 persen dari total 12 juta pemilih yang terdaftar di AS.

Dengan masih tertundanya proses penghitungan di Florida, maka belum bisa dipastikan bahwa Obama akan memenangi wilayah tersebut. Meskipun pada pilpres 2008 lalu, Obama unggul di swing state terbesar yang memiliki 29 electoral vote ini.

Di salah satu gereja di kawasan Miami, ratusan pemilih masih tampak mengantre meskipun tempat pemungutan suara telah diumumkan akan ditutup pada pukul 19.00 waktu setempat. "Saya percaya Obama melakukan tugasnya dengan baik dan dia akan melakukan tugasnya dengan lebih baik lagi," tutur seorang pemilih Michele Adriaanse (59).

"Jika kita tidak memberikan kesempatan kepadanya, nantinya kondisi akan kembali buruk," imbuh Adriaanse yang baru datang ke tempat pemungutan suara sekitar pukul 18.30 waktu setempat dan baru memilih sesaat sebelum tengah malam.

Kepada media setempat, Kepala Badan Pengawas Pemilu wilayah Miami-Dader Peneloper Townsley menuturkan, penundaan ini lebih disebabkan karena 'banyaknya jumlah 'absentee ballots' atau surat suara yang dikirim ke rumah warga, juga karena panjangnya antrean pemilih yang memaksa sejumlah tempat pemungutan terus buka meski waktu penutupan telah diumumkan.

(nvc/ita)


Berita Terkait