Gara-gara cinta tak bersambut, seorang pria Rusia mengamuk. Dia melakukan aksi penembakan brutal di Moskow, Rusia dan menewaskan lima orang. Dua orang lainnya luka-luka dalam insiden itu.
Pria Rusia tersebut menembak membabi-buta di kantor perusahaan farmasi tempatnya bekerja. Para korban adalah rekan-rekan kerjanya. Petugas keamanan perusahaan telah menahan pria yang tidak disebutkan namanya itu.
"Pada pagi hari 7 November 2012, tersangka masuk ke kantor perusahaan farmasi tempatnya bekerja dan melepas sejumlah tembakan dari pistol Saiga dan Benelli miliknya," demikian pernyataan kepolisian seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (7/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Satu lagi pria dan seorang wanita muda lainnya terluka, mereka tengah menerima pertolongan medis," demikian disampaikan kepolisian Rusia.
Menurut kantor berita RIA Novosti, pelaku memendam kemarahan karena cintanya tidak bersambut. Wanita yang dicintainya itu termasuk di antara para korban.
"Dia mengatakan kepada penyidik bahwa dia telah jatuh cinta pada seorang gadis yang menjadi ahli farmasi, namun perasaannya tidak berbalas," kata sumber penegakan hukum seperti diberitakan RIA Novosti. "Karena itulah dia mabuk-mabukan selama lima hari dan hari ini dia datang dan melepaskan tembakan," ujarnya.
Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Diketahui bahwa aksi penembakan brutal terbilang langka di Rusia. Akses ke senjata api di negeri itu sangat dibatasi.
(ita/nrl)











































