Warga AS di Israel Pilih Romney

Pilpres AS

Warga AS di Israel Pilih Romney

- detikNews
Selasa, 06 Nov 2012 15:13 WIB
Warga AS di Israel Pilih Romney
Foto: AFP
Yerusalem, - Warga Amerika Serikat yang tinggal di Israel mendukung capres dari partai Republik, Mitt Romney. Mereka mendoakan Romney akan mengalahkan Presiden AS Barack Obama yang dianggap tak baik untuk Israel dan Amerika.

Hal ini berbeda dengan warga Yahudi yang menetap di Amerika Serikat, yang sejak lama setia mendukung kandidat presiden dari partai Demokrat. Pada pilpres tahun 2008 lalu di AS, menurut beberapa exit poll waktu itu, Obama memenangi 78 persen suara Yahudi.

Menurut hasil survei terbaru oleh iVoteIsrael seperti dilansir Huffingtonpost, Selasa (6/11/2012), 85 persen pemilih Amerika di Israel memilih Romney. Dalam survei ini, sebanyak 1.572 ekspatriat AS di Israel diwawancarai antara 22 Oktober dan 24 Oktober.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut iVoteIsrael yang merupakan organisasi nonpartisan itu, ada hampir 160 ribu pemilih potensial di Israel. Diperkirakan separuh dari mereka akan menggunakan hak suaranya tahun ini, meningkat dari 20 ribu orang pada pilpres tahun 2008 lalu.

"Saya harap dan berdoa agar Romney menang dan dia akan melakukan apa yang dia bilang akan dilakukan," kata Paula Markowitz, warga AS yang berasal dari New Jersey dan tinggal di Yerusalem. "Obama tak baik untuk Israel, tak baik untuk Yahudi, tak baik untuk Amerika," imbuhnya.

Kebanyakan warga AS yang berimigrasi ke Israel merupakan kaum Yahudi yang cenderung berpandangan konservatif khas partai Republik. Dukungan mereka untuk Romney juga mencerminkan tren umum di Israel, di mana Obama banyak dipandang dengan kecurigaan. Hal ini terjadi setelah beberapa kali Obama berbeda pendapat dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengenai sejumlah isu sensitif.

"Kebanyakan warga Israel menyukai Obama sebagai pribadi namun sangat curiga akan kebijakannya terhadap Israel, Iran, pergolakan Arab, negosiasi Israel-Palestina," tutur Eytan Gilboa, pakar hubungan Israel-Amerika di Universitas Bar-Ilan, Israel.

"Mereka tidak begitu tahu tentang Romney, namun mereka rasa dia akan lebih bisa mengakomodasi kepentingan Israel," tandasnya.

(ita/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads