Penjaga pantai Italia menemukan 10 mayat yang diduga sebagai imigran yang berasal dari kawasan Mediterania. Kapal para imigran itu tenggelam di antara Pantai Libya dan kepulauan Lempedusa, Italian.
Seperti diberitakan AFP, Senin (5/11/2012), 3 mayat perempuan ditemukan oleh penjaga pantai dan berhasil menyelamatkan 62 pria dan 8 perempuan, satu di antaranya adalah wanita yang sedang hamil. Pihak yang berwenang tidak mengungkapkan kebangsaan dari para imigran itu.
Pemerintah Italia bergerak untuk mencari para imigran itu setelah mendapatkan informasi dari Libya dan Malta. Awalnya, keberadaan para imigran itu ditemukan oleh pesawat Malta. Juru bicara Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Laura Boldrini, yang fokus dalam masalah pengungsi menyebut operasi penyelamatan itu sebagai sesuatu yang luar biasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Italia berhasil memenuhi peran kepemimpinannya di wilayah Mediterania dengan menyelamatkan nyawa di laut. Terima kasih atas tradisi Italia," imbuhnya.
Pejabat Italia yang berada di Sicilia, Rosaria Crocetta menyambut para korban yang bwerhasil dievakuasi. "Eropa harus memberikan respon atas tragedi yang terjadi di Afrika, termasuk tragedi yang terjadi di Lampedusa," ujarnya.
Sepanjang tahun, ribuan imigran ilegal yang kebanyakan dari Afrika, berusaha untuk menyeberangi laut Mediterania dalam kondisi penuh untuk mencapai Eropa. Pihak Roma mengatakan, pada bulan September, lebih dari 8.000 imigran berhasil masuk ke Italia.
(/)










































