"Secara rata-rata ada sekitar 1.061 kejahatan yang terjadi dalam 5 hari terakhir, dibanding 1.541 pada periode yang sama pada tahun lalu. Polisi terus dikerahkan untuk membantu dampak dari Topan Sandy, dan juga menambah jam kerja para petugas untuk memastikan keamanan," ujar Juru Bicara Kepolisian New York, Paul Browne, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (4/11/2012).
Meskipun menurun, menurut Browne ada sedikit kenaikan di beberapa kategori kejahatan. Terutama kejahatan yang terkait dengan peristiwa Topan Sandy, seperti maling dan penjarahan. Browne menyatakan pihaknya sudah menangkap beberapa orang yang berpotensi untuk melakukan kejahatan yang diakibatkan Topan Sandy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara menurut Jaksa New York Richard Brown, sekitar 15 orang ditangkap dengan tuduhan melakukan penjarahan dan satu orang lainnya mengancam pengemudi mobil lain dengan senjata untuk menyerobot antrean pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM).
"Saat topan menyerang, memang BBM menjadi sangat langka dan para pengantre menjadi sangat emosional," ucapnya.
Dalam data kepolisian, selama Topan Sandy menyerang dari hari Senin-Jumat, jumlah angka kejahatan yang dilaporkan menurun. Pembunuhan menurun hingga 86 persen, perkosaan turun hingga 44 persen, perampokan turun hingga 30 persen, penyerangan turun hingga 31 persen, pencurian turun hingga 48 persen dan pencurian mobil turun hingga 24 persen.
(riz/nrl)










































