Politisi Senior Inggris Disebut-sebut Terlibat Skandal Seks

Politisi Senior Inggris Disebut-sebut Terlibat Skandal Seks

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 03 Nov 2012 14:44 WIB
Politisi Senior Inggris Disebut-sebut Terlibat Skandal Seks
Ilustrasi
London, - Seorang politisi senior Inggris era Perdana Menteri Margaret Thatcher, terjerat skandal seks yang menghebohkan publik. Politisi asal partai Konservatif ini dituding beberapa kali mencabuli anak-anak pada tahun 1970-an silam.

Skandal seks ini mencuat setelah program stasiun televisi BBC menayangkan pengakuan tindak pencabulan oleh seorang politisi terkenal. Ada 2 pria yang mengaku pernah menjadi korban pencabulan ketika mereka masih anak-anak di sebuah rumah penampungan di Wales.

Laporan dalam tayangan program Newsnight ini tidak menyebut nama si politisi. Namun disebutkan bahwa dia pernah menjadi politisi papan atas dari Partai Konservatif saat PM Thatcher menjabat pada tahun 1979-1990. Pengakuan tersebut sebenarnya pernah diselidiki oleh polisi pada tahun 2000 lalu, namun tidak diketahui kejelasannya hingga sekarang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut korban yang salah satu mengaku bernama Steve Meesham, dirinya sering mendapat pelakuan asusila dari si politisi. Saking seringnya, Meesham bahkan mengaku sudah tak ingat lagi berapa kali dirinya dilecehkan oleh si politisi.

"Saya tidak ingat, saya tidak bisa memberikan angka yang pasti karena sudah terjadi beberapa tahun lalu, tapi yang jelas lebih dari puluhan kali. Mobilnya tiba-tiba berada di luar rumah dan kemudian saya dibawa," ucap Meesham seperti dilansir AFP, Sabtu (3/11/2012).

Seorang korban lainnya yang tidak bersedia menyebut namanya, mengaku dirinya pernah dicabuli oleh politisi yang sama. Pria yang wajahnya tidak tampil dalam tayangan tersebut, mengaku dirinya pernah berhubungan seks dengan si politisi di dalam mobilnya.

Secara terpisah, si politisi yang tidak disebutkan namanya ini telah memberi tanggapan atas tudingan tayangan BBC tersebut. Kepada media lain, The Daily Telegraph, politisi ini menyebut seluruh isi tayangan program Newsnight tersebut tidak benar. Dia bahkan mengancam akan mengajukan gugatan jika namanya dimunculkan dalam kisah-kisah serupa di televisi.

"Saya tidak pernah pergi ke rumah anak-anak seperti itu," tegasnya.

(nvc/gah)


Berita Terkait