Hubungan Asmaranya Tak Direstui, Gadis Malaysia Rekayasa Penculikan Dirinya

Hubungan Asmaranya Tak Direstui, Gadis Malaysia Rekayasa Penculikan Dirinya

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 03 Nov 2012 14:29 WIB
Hubungan Asmaranya Tak Direstui, Gadis Malaysia Rekayasa Penculikan Dirinya
Ilustrasi
Kuala Lumpur, - Seorang gadis berusia 19 tahun di Malaysia sengaja merekayasa penculikan dirinya hingga sang ayah panik dan melapor ke polisi. Hal ini dilakukannya untuk membuat jengkel sang ayah karena dia marah ketika hubungannya dengan sang kekasih tidak direstui.

Insiden ini berawal ketika ayah gadis yang tidak disebut namanya ini, melapor ke polisi begitu mengetahui putrinya diculik dan sang pelaku meminta uang tebusan 2 juta ringgit atau setara Rp 6,2 miliar. Polisi pun langsung menerjunkan personelnya ke lapangan untuk menangani kasus ini.

Namun setelah dicek lebih lanjut, ternyata diketahui kasus penculikan ini hanya rekayasa belaka. Gadis ini sengaja menghilang dari rumah dan pergi selama 3 hari tanpa memberi kabar kepada keluarganya. Kemudian dia sengaja mengirimkan SMS kepada sang ayah dengan menggunakan telepon genggamnya. Isi SMS tersebut memberitahukan bahwa gadis tersebut telah diculik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pesan tersebut mengintruksikan kepada sang ayah untuk membawa uang tebusan sebesar 2 juta ringgit ke sebuah rumah di Jalan Bintulu-Miri jika ingin putrinya dibebaskan. Pesan tersebut juga memperingatkan dirinya agar tidak melapor ke polisi jika ingin anaknya selamat," tutur Kepala Kepolisian Bintulu, Inspektur Madang Usat, seperti dilansir The Star, Sabtu (3/11/2012).

Polisi menemukan gadis tersebut bersembunyi di rumah kakak perempuannya yang berada di wilayah Kampung Masjid. "Kami menggerebek rumah tersebut pada pukul 01.30 siang pada Kamis (1/11) dan berhasil membekuk gadis tersebut bersama kekasihnya," tutur Madang Usat.

"Gadis tersebut telah mengakui dirinya sengaja mengarang cerita penculikan tersebut, sedangkan sang kekasih sama sekali tidak menyadari perbuatan gadis tersebut yang melakuakn penipuan," imbuhnya.

Saat ini, pasangan kekasih tersebut masih dalam penahanan polisi setempat. Kasus ini masih dalam penyelidikan menyeluruh kepolisian setempat.

(nvc/gah)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini