Aksi gajah yang bernama Koshik ini mengundang decak kagum para wartawan yang mengunjunginya. Koshik merupakan jenis gajah jantan asal Asia yang dirawat di kebun binatang Everland, Yongin, Seoul, sejak tahun 1993 lalu.
Di hadapan para wartawan setempat, Koshik mampu menyapa dengan mengucapkan kata 'joa' yang berarti bagus dan 'nuo' yang berarti berbaring. Menurut para peneliti dari Korsel dan Eropa yang khusus mempelajari kemampuan Koshik ini, gajah ini juga bisa mengucapkan 'annyeong' yang berarti halo, kemudian 'anja' yang berarti duduk, dan 'aniya' yang berarti tidak. Demikian seperti dilansir AFP, Sabtu (3/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi dalam kasus ini, Koshik menirukan bahasa manusia dengan menggulung belalainya dan memasukkannya ke dalam mulutnya. Kemudian dia menempatkan ujung belalainya di lidahnya atau di bagian langit-langit mulutnya untuk mengeluarkan suara yang berbeda-beda.
Para peneliti yang mempelajari kemampuan Koshik ini, mengaku tidak yakin soal bagaimana Koshik mempelajari bahasa manusia tersebtu. Namun diperkirakan, Koshik mempelajari kata-kata dalam bahasa Korea dari pelatihnya, Kim Jong-Gap, yang merawatnya selama 19 tahun terakhir.
"Satu-satunya ikatan sosial Koshik hanya dengan pelatihnya dan kami memperkirakan dia mempelajari dan menirukan kata-kata sebagai bentuk kedekatan dan kepercayaan dengan Kim," tutur seorang dokter hewan yang bertugas di Everland, Oh Suk-Hun, yang ikut serta dalam penelitian ini.
Meskipun bisa mendengar dan menirukan kata-kata dalam bahasa Korea, namun tidak diketahui apakah Koshik juga memahami arti dari kata-kata yang diucapkannya. Hal ini masih dipelajari oleh para ahli yang berasal dari kebun binatang Everland sendiri, serta dari University of Vienna di Austria dan University of Jena di Jerman.
(nvc/gah)











































