Kepolisian New York, Amerika Serikat telah menangkap 28 orang karena melakukan penjarahan di daerah-daerah pinggiran New York City. Mereka yang ditangkap berumur mulai dari 16 tahun hingga 42 tahun.
Mereka ditangkap karena melakukan penjarahan di daerah Coney Island, Far Rockaway dan Brooklyn usai amukan Topan Sandy. Di Coney Island, para tersangka memecahkan kaca-kaca jendela dan merusak gerbang saat menerobos masuk ke sejumlah toko pakaian dan sebuah toko minuman pada Selasa, 30 Oktober waktu setempat.
Aksi penjarahan juga terjadi di sebuah bank, pasar dan apotek. "Mereka merusak semuanya. Mereka mencuri apapun yang bisa mereka bawa. Seseorang bahkan kabur dengan mesin kasir," cetus karyawan Fresh Market, Fernando Mendoza seperti dilansir Daily News, Jumat (2/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini, Topan Sandy telah merenggut setidaknya 88 nyawa di AS, dengan korban tewas terbanyak berasal dari New York yang mencapai 37 orang. Jumlah korban jiwa masih bisa bertambah mengingat upaya pencarian korban masih terus berlangsung.
Sebelumnya topan dahsyat itu juga telah menewaskan 66 orang di Karibia, yang sebagian besar korban berada di Kuba dan Haiti. Banyak korban ditemukan tewas dalam reruntuhan bangunan yang ambruk diterjang badai. Badai juga merusak ratusan rumah dan menyebabkan lahan-lahan pertanian terendam banjir.
(ita/nrl)










































