Rusia Sebut Seruan Barat Soal Penggulingan Assad Angan-angan Belaka

Rusia Sebut Seruan Barat Soal Penggulingan Assad Angan-angan Belaka

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 01 Nov 2012 16:37 WIB
Rusia Sebut Seruan Barat Soal Penggulingan Assad Angan-angan Belaka
Foto: AFP
Moskow, - Pemerintah Rusia kembali menentang upaya-upaya untuk menggulingkan pemerintahan rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad. Diingatkan Rusia, seruan negara-negara Barat soal penggulingan Assad tak lebih hanya angan-angan belaka. Bahkan hal itu justru akan terus menimbulkan pertumpahan darah di Suriah.

"Jika posisi mitra-mitra kami tetap pada kepergian pemimpin yang tidak mereka sukai ini, pertumpahan darah akan terus terjadi," kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov seperti dilansir News.com.au, Kamis (1/11/2012).

"Berspekulasi mengenai hal itu sama seperti berangan-angan, bahwa jika pemerintah Suriah terguling, semuanya akan kembali seperti semula," cetus Lavrov. "Jika ini merupakan prioritas bagi seseorang, pertumpahan darah akan berlanjut," tandasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal tersebut disampaikan Lavrov di Paris, Prancis pada Rabu, 31 Oktober waktu setempat usai menggelar pertemuan dengan Menlu Prancis Laurent Fabius.

Ditegaskan Lavrov, nasib Assad harus diputuskan oleh rakyat Suriah sendiri. Pejabat tinggi Rusia itu pun mendesak adanya upaya-upaya untuk menemukan solusi politik bagi konflik Suriah. Ditegaskannya, tak ada solusi militer untuk menyelesaikan krisis berkepanjangan di Suriah tersebut.

Lavrov pun menyerukan negara-negara Barat dan Turki untuk bernegosiasi dengan Assad. Sebelumnya, pemerintah Turki menegaskan bahwa tak ada gunanya melakukan dialog dengan rezim Assad, yang disebut Turki sebagai rezim yang membantai rakyatnya sendiri.

(ita/nrl)


Berita Terkait