2 Pria AS Disuntik Mati Atas Pembunuhan Kekasih & Bocah

2 Pria AS Disuntik Mati Atas Pembunuhan Kekasih & Bocah

- detikNews
Kamis, 01 Nov 2012 10:45 WIB
2 Pria AS Disuntik Mati Atas Pembunuhan Kekasih & Bocah
Ilustrasi
Texas, - Otoritas negara bagian Texas, Amerika Serikat menghukum mati seorang pria atas pembunuhan kekasihnya pada tahun 2003. Eksekusi dilakukan hanya 20 jam setelah seorang pria AS lainnya disuntik mati di negara bagian South Dakota atas penculikan, pemerkosaan dan pembunuhan seorang anak perempuan.

Kedua terpidana mati tersebut sebelumnya, telah meminta untuk dihukum mati. Mereka telah menolak hak mereka untuk mengajukan banding atas vonis mati yang dijatuhkan hakim.

Donnie Roberts dinyatakan meninggal pada Rabu, 31 Oktober pukul 18.39 waktu setempat di Texas. Dengan kematiannya, berarti sudah 35 orang yang dihukum mati di AS sepanjang tahun ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama penahanannya, Robert mengatakan: "Saya menginginkan hukuman mati". Pria AS berumur 41 tahun itu juga mengakui pembunuhan lain yang dilakukannya 12 tahun sebelumnya.

"Kepada kalian semua... saya sangat menyesal, saya tak pernah bermaksud membuat kalian semua bersedih," ujar Roberts dalam statemen terakhirnya sebelum dihukum mati seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (1/11/2012).

"Setelah hari ini, saya harap kalian bisa melanjutkan hidup. Saya harap ini akan membuat kalian lega," imbuhnya.

Sebelumnya di South Dakota, Donald Moeller disuntik mati pada Selasa, 30 Oktober malam waktu setempat atas kematian seorang bocah perempuan berumur 9 tahun. Saat eksekusi berlangsung, orangtua korban hadir untuk menyaksikan.

Moeller dihukum mati hanya dua pekan setelah pria bernama Eric Robert dieksekusi mati atas pembunuhan seorang penjaga penjara South Dakota.

Kerumunan orang yang menentang hukuman mati berkumpul di luar penjara saat eksekusi Moeller berlangsung di Sioux Falls. Sejak awal Moeller bersikeras bahwa dirinya tak bersalah. Namun pada awal Oktober, pria itu mengaku telah memperkosa dan menikam korban hingga tewas setelah menculiknya dari sebuah toko tempat korban membeli permen. Moeller pun menolak untuk mengajukan banding atas vonis mati yang dijatuhkan padanya. Menurutnya, dirinya pantas untuk mati.

(ita/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads