Amodia Teresita Palacio ditangkap pada April lalu di bandara Hanoi, Vietnam. Wanita itu kedapatan memiliki lebih dari 5 kg sabu-sabu. Oleh pengadilan Vietnam, dia dinyatakan bersalah karena telah berulang kali masuk ke Vietnam dari Thailand untuk menyelundupkan narkoba.
Demikian disampaikan seorang staf pengadilan Vietnam seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (31/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Juni lalu, pengadilan Vietnam menghukum mati seorang mahasiswa Thailand berumur 23 tahun atas penyelundupan tiga kilogram sabu. Saat ini ada lebih dari 400 terpidana mati di negeri itu, yang kebanyakan dihukum atas kasus-kasus narkoba atau pembunuhan. Namun eksekusi mati telah menurun dalam beberapa tahun terakhir.
Sejak Juli 2011, ketika Vietnam mengubah hukuman mati yang semula dengan tembak mati menjadi suntik mati, belum ada tahanan yang dieksekusi. Sebabnya, Vietnam kekurangan obat-obat mematikan yang diperlukan untuk menyuntik mati tahanan.
(ita/nrl)










































