"Prancis siap memberikan kepada AS semua bantuan yang dipandang diperlukan," kata Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (31/10/2012).
Fabius pun menyampaikan solidaritas untuk rakyat Amerika. "Dalam menghadapi dampak yang menghancurkan dari Topan Sandy, saya menyampaikan solidaritas penuh saya untuk rakyat Amerika yang, setelah negara-negara di Karibia, kini tengah mengalami saat-saat yang sangat sulit," tutur Fabius.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekitar 65 ribu warga Prancis tinggal di wilayah timur laut AS, termasuk sekitar 35 ribu warga yang berada di New York, yang baru diterjang Topan Sandy.
Sejauh ini, sedikitnya 43 orang dilaporkan tewas akibat amukan Topan Sandy ini. Korban tewas tersebut termasuk seorang wanita di Toronto, Kanada yang tewas akibat terkena puing-puing yang beterbangan di udara. Korban jiwa diperkirakan masih akan bertambah mengingat saat ini beberapa orang dilaporkan hilang. Upaya pencarian korban tengah dilakukan otoritas AS.
Sejauh ini, sedikitnya 43 orang dilaporkan tewas akibat amukan Topan Sandy ini. Korban tewas tersebut termasuk seorang wanita di Toronto, Kanada yang tewas akibat terkena puing-puing yang beterbangan di udara. Korban jiwa diperkirakan masih akan bertambah, mengingat saat ini beberapa orang dilaporkan hilang.
Sebelumnya Topan Sandy telah menewaskan 66 orang di Karibia, yang sebagian besar korban berada di Kuba dan Haiti. Banyak korban ditemukan tewas dalam reruntuhan bangunan yang ambruk diterjang badai. Badai juga merusak ratusan rumah dan menyebabkan lahan-lahan pertanian terendam banjir.
(ita/nrl)











































