Seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (31/10/2012), korban-korban tewas dilaporkan di negara-negara bagian Connecticut, Maryland, New York, New Jersey, North Carolina, Pennsylvania, Virginia dan West Virginia. Di Toronto, Kanada, kepolisian setempat juga melaporkan seorang wanita Kanada tewas akibat terkena serpihan yang beterbangan di udara.
Korban jiwa terbanyak terjadi di negara bagian New York, yakni 23 orang. Di New Jersey, tiga orang tewas, termasuk suami istri yang tewas ketika pohon yang tumbang menghantam mobil yang mereka naiki. Sementara dua anak mereka yang berumur 14 tahun dan 11 tahun lolos dari maut.
Akibat topan mematikan ini, jutaan warga di belasan negara bagian hidup tanpa listrik. Belum diketahui sampai kapan kondisi ini akan berlangsung.
Topan Sandy juga membuat ribuan jadwal penerbangan dibatalkan. Bahkan sarana transportasi darat seperti kereta bawah tanah, bus, maupun kereta komuter di New York, Philadelphia dan Washington juga berhenti beroperasi akibat Topan Sandy ini.
Sebelumnya Topan Sandy telah menewaskan 66 orang di Karibia, yang sebagian besar korban berada di Kuba dan Haiti. Banyak korban ditemukan tewas dalam reruntuhan bangunan yang ambruk diterjang badai. Badai juga merusak ratusan rumah dan menyebabkan lahan-lahan pertanian terendam banjir.
(ita/nrl)











































