Bocah yang nama dan identitasnya dirahasiakan ini, menembak mati ayahnya yang bernama Jeff Hall (32) di kediaman mereka di California, AS. Sang ayah diketahui merupakan pemimpin regional Gerakan Sosialis Nasional. Namun perbuatan anak ini diketahui tidak berkaitan dengan organisasi neo-Nazi sang ayah.
"Pada kenyataannya, beberapa anak -- seperti kita -- melakukan sesuatu karena memang mereka ingin, dan dia memutuskan, seperti yang dia katakan, sudah saatnya untuk mengakhiri masalah ayah-anak," ujar Wakil Kepala Kantor Kejaksaan setempat, Michael Soccio, seperti dilansir Sydney Morning Herald, Selasa (30/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anak ini saat usia 5 tahun diusir dari sekolah karena melakukan kekerasan. ... kekerasan dilakukannya jauh sebelum sang ayah bergabung dengan organisasi Nazi tersebut, imbuhnya.
Persidangan kasus ini akan dimulai hari ini. Sesaat sebelum sidang, pengacara sang bocah, Matthew Hardy menuturkan, kliennya memiliki masalah psikologis dan neurologis. Selain itu, bocah ini juga digembleng dengan cara neo-Nazi di rumahnya.
"Dia dikondisikan hidup dalam kekerasan. Anda harus bertanya pada diri Anda sendiri: Apakah anak ini benar-benar tahu bahwa tindakannya salah didasarkan pada hal-hal tersebut?" tutur Hardy kepada New York Times.
Menurut dokumen kepolisian, sang ayah pernah membawa bocah ini ke wilayah perbatasan AS-Meksiko dan menunjukkan kepadanya bagaimana menggunakan senjata.
Kepada polisi, bocah ini mengakui dirinya pergi ke lantai dasar dan menembak ayahnya yang sedang tidur. Kemudian dia kembali ke atas dan menyembunyikan senjata tersebut di bawah kasurnya. Saat ditanya motifnya, dengan polos si bocah menjawab dirinya tidak ingin sang ayah berpisah dengan ibu tirinya. Menurut Soccio, bocah ini tidak ingin keluarganya pecah.
Secara terpisah, ibu tiri bocah ini menuturkan bahwa sang ayah, Hall, kerap menendang, memukul dan berteriak kepada bocah tersebut karena terlalu ribut. Ibu kandung bocah ini telah bercerai dengan Hall beberapa tahun lalu dan keduanya saling menuding satu sama lain telah menganiaya anaknya.
(nvc/ita)











































