Sebagaimana dikutip dalam situs BBC, Sabtu (27/10/2012), pria itu berhenti di daerah dekat perbatasan dengan Laos setelah menghindari sebuah pos pemeriksaan polisi. Kepada polisi sopir itu mengaku ia telah membayar 15.000 baht (490 USD) untuk mengangkut 16 anak harimau.
Anak-anak Harimau itu ditemukan dikemas menjadi delapan krat plastik. Sopir itu kini menghadapi kemungkinan hukuman penjara empat tahun atau denda 40.000 baht ( 1.300 USD) atas denda penyelundupan satwa liar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Thailand adalah salah satu pusat perdagangan harimau ilegal. Bagian tubuh harimau dihargai tinggi di banyak negara Asia untuk digunakan sebagai keperluan obat-obatan.
Sejak awal tahun ini, kepala kepolisian dan petugas bea cukai dari 13 negara yang memiliki populasi harimau liar, sepakat untuk memperketat pengawasan dan meningkatkan kerjasama lintas-perbatasan untuk memerangi penyelundupan harimau.
(bal/fdn)











































