10 Orang Tewas dalam Momen Libur Idul Adha di Irak

10 Orang Tewas dalam Momen Libur Idul Adha di Irak

- detikNews
Sabtu, 27 Okt 2012 16:08 WIB
10 Orang Tewas dalam Momen Libur Idul Adha di Irak
Ilustrasi
Baghdad, - Sedikitnya 10 orang tewas akibat serangan-serangan yang menargetkan warga Syiah di dekat Baghdad dan sebuah sekte kecil Kurdi di Irak utara hari ini. Serangan-serangan ini terjadi di saat momen libur Idul Adha yang berlangsung sejak Jumat (26/10) kemarin.

Serangan-serangan tersebut juga melukai sekitar 20 orang lainnya. Demikian disampaikan paramedis setempat seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (27/10/2012).

Di kota Taji, sekitar 25 kilometer sebelah utara Baghdad, ibukota Irak, sebuah bom magnet yang ditempel ke minibus yang mengakut warga Syiah, meledak dan menewaskan sedikitnya 5 orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para dokter mengingatkan, korban jiwa masih bisa bertambah mengingat banyaknya korban yang mengalami luka serius. Bahkan menurut seorang kapten polisi di Taji, delapan orang tewas dalam serangan bom yang terjadi pada pukul 09.30 waktu setempat.

Warga Syiah di Irak biasanya menggunakan momen libur Idul Adha yang dimulai sejak Jumat, 26 Oktober untuk mengunjungi para kerabat ataupun berziarah ke makam anggota keluarga.

Sementara di Mosul, Irak utara, sekitar 350 kilometer sebelah utara Baghdad, terjadi tiga serangan yang menargetkan komunitas Shabak, sekte kecil Kurdi. Serangan itu menewaskan lima orang dan melukai sembilan orang lainnya.

Di kota tersebut, dua aksi penembakan terpisah yang menargetkan rumah-rumah keluarga Shabak menewaskan total 5 orang dan melukai empat orang lainnya, termasuk anak-anak. Sementara serangan bom di rumah lainnya melukai lima orang.

Komunitas Shabak berjumlah sekitar 30 ribu orang dan tinggal di 35 desa di Nineveh. Komunitas ini teraniaya di bawah pemerintahan mendiang diktator Irak, Saddam Hussein. Setelah invasi Amerika Serikat dan sekutu ke Irak tahun 2003 lalu, komunitas ini beberapa kali ditargetkan oleh jaringan teror Al-Qaeda.

(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads