Hampir 60 orang etnis Tibet, kebanyakan biksu dan biarawati, telah membakar diri mereka di China sejak Februari 2009. Aksi-aksi ini untuk memprotes kepemimpinan Beijing di Tibet.
"Sepengetahuan kami, kebanyakan kasus-kasus bakar diri di wilayah-wilayah yang dihuni warga Tibet terkait dengan hasutan Dalai," cetus juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hong Lei kepada para wartawan di Beijing, China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Hong tidak memberikan bukti apapun bahwa Dalai Lama atau pemerintahan rakyat Tibet di pengasingan yang berbasis di kota Dharamshala, India telah memicu aksi-aksi bakar diri.
Tahun 2011 lalu, Beijing menyebut sikap Dalai Lama yang memicu aksi bakar diri itu sebagai bentuk "terorisme terselubung". Dalai Lama pergi dari Tibet ke India pada tahun 1959 silam.
Peraih Nobel Perdamaian 1989 tersebut balik menuding kepemimpinan China atas Tibet sebagai "bentuk genosida budaya" yang membuat warga Tibet putus asa dan melakukan aksi bakar diri. Selama ini banyak warga Tibet di China yang menganggap pemerintah Beijing menekan kebebasan beragama mereka.
(ita/nwk)











































