Serangan roket tersebut melukai tiga orang. Juru bicara kepolisian Israel Micky Rosenfeld mengatakan, dua dari tiga korban luka, saat ini dalam kondisi serius.
Tidak disebutkan identitas ketiga orang tersebut. Namun menurut radio publik Israel, ketiganya merupakan buruh tani imigran dari Thailand. Disebutkan pula bahwa sebuah rumah telah terkena serangan roket tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan udara Israel dan serangan roket Palestina ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut, setelah seorang tentara Israel luka serius akibat pengeboman saat patroli rutin di daerah Kissufim, Gaza.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pun mengingatkan bahwa Israel akan menyerang balik para militan Gaza, yang menurutnya didukung oleh Iran.
"Hari ini kami terlibat dalam kontak melawan agresi teroris yang datang dari perbatasan selatan kami di Gaza, namun itu sebenarnya berasal dari Iran dan keseluruhan jaringan teror yang mendukung serangan-serangan ini," cetus Netanyahu.
(ita/nwk)











































