Lebih Pengalaman Soal Isu Kebijakan LN, Obama Menangi Debat Capres AS

Lebih Pengalaman Soal Isu Kebijakan LN, Obama Menangi Debat Capres AS

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 23 Okt 2012 11:41 WIB
Lebih Pengalaman Soal Isu Kebijakan LN, Obama Menangi Debat Capres AS
Foto: CBS
Florida, -

Debat calon presiden (capres) Amerika Serikat putaran ketiga atau final baru saja selesai digelar. Dalam debat mengenai isu-isu kebijakan luar negeri (LN) ini, kandidat incumbent Presiden Barack Obama terlihat lebih tegas sementara rivalnya dari Partai Republik, Mitt Romney tampak defensif.

Obama pun dinilai mencetak kemenangan solid dalam debat final menjelang pemilihan presiden AS pada 6 November mendatang tersebut.

Menurut para analis seperti dilansi CNN, Selasa (23/10/2012), dalam debat ini, Obama memperlihatkan pengalaman seorang panglima tertinggi dalam menjelaskan kebijakan AS di bawah kepemimpinannya, serta menyerang pandangan dan gagasan Romney.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Romney yang memang tak punya banyak pengalaman soal isu-isu luar negeri, tampak mendukung sebagian besar langkah-langkah pemerintahan Obama. Misalnya, menyangkut konflik di Suriah dan mencegah Iran mendapatkan senjata nuklir.

Para analis sepakat bahwa Obama memenangi debat ketiga ini. Namun muncul pertanyaan apakah debat ini akan mendatangkan efek yang besar bagi para pemilih dan pemilu secara keseluruhan.

"Tak diragukan lagi para pengamat debat akan memberikan kemenangan dalam debat ini ke presiden," kata seorang analis di CNN, John King.

Hal senada disampaikan analis politik senior CNN David Gergen. Menurutnya, Obama mendominasi bagian pertengahan debat hari ini dan akhirnya muncul sebagai pemenang debat.

Baik King maupun Gergen sepakat bahwa Romney berupaya untuk terlihat tidak terlalu bersemangat sebagai penasihat aksi militer, seperti yang selama ini ingin digambarkan oleh Obama dan Partai Demokrat.

Alex Castellanos, ahli strategi Partai Republik mengakui, Obama hari ini menang atas poin-poin yang didebatkan. Namun diimbuhkannya, Romney telah memperlihatkan gaya kepemimpinan yang tenang guna memperlihatkan bahwa melakukan perubahan dalam kepemimpinan saat ini adalah aman.



(ita/nwk)


Berita Terkait