Gaun Dibuat Selama 3.200 Jam
|
|
Upacara perkawinan mengunakan gaya campuran dari Prancis dan Inggris, diwarnai dengan mengheningkan cipta sejenak untuk Putri Alix de Lannoy, ibu pengantin perempuan, yang meninggal dunia pada Agustus tahun ini.
Biaya 500 Ribu Euro
|
|
Daftar tamu untuk upacara pemberkatan di gereja termasuk raja, ratu, pangeran dan putri dari negara-negara Eropa, seperti dari Belgia, Norwegia, Swedia, Lichtenstein, Denmark, Belanda, Rumania dan Inggris. Dari Inggris terdapat Pangeran Edward, anak bungsu Ratu Elizabeth II dan istrinya, Sophie.
Pangeran Guillaume, 30, dan Stephanie de Lannoy, 28, yang sangat populer di negara mereka baru-baru ini terlihat di depan publik di London, menikmati Olimpiade 2012. Guillaume adalah seorang letnan kolonel di tentara Luksemburg yang memiliki kekuatan 900 prajurit, dan telah terlibat dalam pekerjaan kemanusiaan di negara-negara lain, termasuk Nepal. Sedangkan Putri Stephanie pintar bermain piano dan biola, berenang, ski, dan membaca 3 buku dalam satu waktu.
Stephanie fasih berbahasa Prancis dan Jerman -- dua dari tiga bahasa resmi Luksemburg -- dan sedang belajar bahasa ketiga yaitu Luksemburgish. Dia juga bisa berbahasa Rusia. Dia berencana menanggalkan kewarganegaraan Belgia-nya agar bisa menjadi permaisuri Raja Luksemburg.
Luksemburg, Mungil Tapi Kaya
|
|
Negara ini memiliki gross domestic product per kapita tertinggi nomor dua di dunia yaitu lebih dari 80 ribu dollar, dengan populasi 510 ribu orang. Sedangkan penduduk di ibukota negara hanya 80 ribu orang dengan 120 ribu pekerjaan.
Dengan kemakmuran itu, sebanyak 43 persen orang yang menetap di Luksemburg merupakan warga asing, bandingkan dengan Uni Eropa yang rata-rata hanya 6,4 persen.
Ciuman Pertama
|
|
Perkawinan itu diliput oleh 120 media massa internasional, termasuk televisi dan koran dari China, Maroko, Rusia dan AS. Kantor Pariwisata Kota Luksemburg mengorganisir wisata tiga hari bertema perkawinan untuk pecinta kerajaan.
Halaman 2 dari 5











































