Pernikahan Pewaris Tahta Luksemburg yang Spektakuler

Pernikahan Pewaris Tahta Luksemburg yang Spektakuler

- detikNews
Minggu, 21 Okt 2012 12:40 WIB
Pernikahan Pewaris Tahta Luksemburg yang Spektakuler
Luksemburg -

Gaun Dibuat Selama 3.200 Jam

Ditemani ayahnya, Pangeran Phillipe de Lannoy, Putri Stephanie yang berusia 28 tahun, mengenakan gaun Elie Saab, dengan aksesoris kain yang menjuntai sepanjang empat meter. Membutuhkan waktu 3.200 jam untuk membuat gaun itu.

Upacara perkawinan mengunakan gaya campuran dari Prancis dan Inggris, diwarnai dengan mengheningkan cipta sejenak untuk Putri Alix de Lannoy, ibu pengantin perempuan, yang meninggal dunia pada Agustus tahun ini.

Biaya 500 Ribu Euro

Perayaan penikahan ini dilakukan selama dua hari dengan biaya 500 ribu Euro (yang dibayar oleh wajib pajak Luksemburg). Di dalamnya terdapat konser gratis, pertunjukan jalanan dan pertunjukan kembang api raksasa.

Daftar tamu untuk upacara pemberkatan di gereja termasuk raja, ratu, pangeran dan putri dari negara-negara Eropa, seperti dari Belgia, Norwegia, Swedia, Lichtenstein, Denmark, Belanda, Rumania dan Inggris. Dari Inggris terdapat Pangeran Edward, anak bungsu Ratu Elizabeth II dan istrinya, Sophie.

Pangeran Guillaume, 30, dan Stephanie de Lannoy, 28, yang sangat populer di negara mereka baru-baru ini terlihat di depan publik di London, menikmati Olimpiade 2012. Guillaume adalah seorang letnan kolonel di tentara Luksemburg yang memiliki kekuatan 900 prajurit, dan telah terlibat dalam pekerjaan kemanusiaan di negara-negara lain, termasuk Nepal. Sedangkan Putri Stephanie pintar bermain piano dan biola, berenang, ski, dan membaca 3 buku dalam satu waktu.

Stephanie fasih berbahasa Prancis dan Jerman -- dua dari tiga bahasa resmi Luksemburg -- dan sedang belajar bahasa ketiga yaitu Luksemburgish. Dia juga bisa berbahasa Rusia. Dia berencana menanggalkan kewarganegaraan Belgia-nya agar bisa menjadi permaisuri Raja Luksemburg.

Luksemburg, Mungil Tapi Kaya

Luksemburg merupakan pusat keuangan penting di Eropa dan rumah bagi produsen baja terbesar di dunia. Negeri mungil ini terus berkembang meskipun kesulitan ekonomi menerpa Eropa.

Negara ini memiliki gross domestic product per kapita tertinggi nomor dua di dunia yaitu lebih dari 80 ribu dollar, dengan populasi 510 ribu orang. Sedangkan penduduk di ibukota negara hanya 80 ribu orang dengan 120 ribu pekerjaan.

Dengan kemakmuran itu, sebanyak 43 persen orang yang menetap di Luksemburg merupakan warga asing, bandingkan dengan Uni Eropa yang rata-rata hanya 6,4 persen.

Ciuman Pertama

Setelah upacara perkawinan secara keagamaan pasangan itu selesai, ribuan orang berdesakan di pusat kota Luksemburg untuk melihat pasangan itu berciuman balkon kerajaan. Toko-toko dipenuhi sampanye dan coklat edisi terbatas dan kartu pos dan pin bergambar pasangan Kerajaan yang berbahagia itu.

Perkawinan itu diliput oleh 120 media massa internasional, termasuk televisi dan koran dari China, Maroko, Rusia dan AS. Kantor Pariwisata Kota Luksemburg mengorganisir wisata tiga hari bertema perkawinan untuk pecinta kerajaan.
Halaman 2 dari 5
(nrl/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads