Debat Capres AS Ketiga Digelar 22 Oktober, Obama & Romney Semakin Sengit

Debat Capres AS Ketiga Digelar 22 Oktober, Obama & Romney Semakin Sengit

- detikNews
Sabtu, 20 Okt 2012 17:26 WIB
Debat Capres AS Ketiga Digelar 22 Oktober, Obama & Romney Semakin Sengit
Mitt Romney & Barack Obama saat debat capres kedua (Reuters)
Washington, - Pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) semakin dekat. Masih ada satu kali debat capres yang harus dijalani oleh kedua kandidat, Presiden Barack Obama dan Mitt Romney, pada 22 Oktober nanti di Florida. Sejauh ini, perolehan suara kedua kandidat melalui polling bersaing ketat.

Menurut jajak pendapat terbaru yang dilakukan Reuters/Ipsos pada Jumat (19/10) kemarin, perolehan suara Obama mengungguli Romney sebanyak 3 persen. Dalam jajak pendapat online ini, Obama meraih suara 46 persen dan Romney meraih 43 persen.

Sedangkan menurut jajak pendapat yang dilakukan oleh CNN/ORC International beberapa saat setelah debat capres kedua pada 16 Oktober lalu, perolehan suara Romney unggul 1 persen dari Obama. Tercatat, sebanyak 49 persen pemilih di wilayah Florida cenderung memilih Romney, sedangkan sebanyak 48 persen mendukung Obama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dilansir Reuters dan AFP, Sabtu (20/10/2012), pekan ini, kedua kandidat beberapa kali saling melempar komentar, mulai yang bernada lelucon hingga ejekan.

Pada Jumat (19/10), Obama menyindir Romney dengan menyebutnya menderita 'Romnesia' karena melupakan posisinya sebagai seorang konservatif dan kini lebih memposisikan diri sebagai kalangan moderat. Saat berbicara di hadapan 9.000 orang pendukungnya di Virginia, Obama menyebut Romney telah melupakan janji-janji kampanyenya terdahulu.

Sindiran ini dibalas oleh Romney pada hari yang sama, dengan menyebutnya sebagai 'serangan picik'. Romney juga menuding Obama sama sekali tidak memiliki agenda untuk masa mendatang sehingga tak layak memimpin AS dalam periode kedua.

Debat capres putaran ketiga akan digelar pada Senin (22/10) malam waktu setempat di Lynn University, Boca Raton, Florida, AS. Debat ini bisa jadi sangat menentukan karena keduanya dinyatakan seri dalam dua debat sebelumnya yang digelar 3 dan 16 Oktober lalu.Debat capres terakhir ini akan fokus membahas isu luar negeri.

Selama ini, Obama dikenal lebih mumpuni dan tegas dalam memutuskan kebijakan luar negerinya. Mulai dari penarikan seluruh tentara AS dari Irak dan keputusannya dalam operasi militer di Pakistan yang menewaskan pemimpin Al-Qaeda, Osama bin Laden.

Sementara Romney, beberapa kali memang dia mengkritisi kebijakan-kebijakan luar negeri Obama yang dinilainya tidak tegas. Terutama di kawasan Timur Tengah, dimana Romney menuding Obama mengabaikan sekutu mereka, Israel dan meremehkan ancaman yang ditimbulkan ekstremis yang berujung pada unjuk rasa besar-besaran di kawasan Arab.

Akhir pekan ini, Obama dijadwalkan berada di Camp David, Maryland. Di sana, dia akan bertemu dengan penasihat kampanyenya David Plouffe dan David Axelrod untuk mempersiapkan debat capres terakhir pada Senin (22/10) mendatang.

Sedangkan Romney diketahui kini sudah berada di Florida. Dilaporkan, Gubernur Massachusetts ini akan menghabiskan akhir pekannya di Florida sembari melakukan persiapan untuk debat capres terakhir. Dia akan didampingi sejumlah orang kepercayaannya, termasuk Senator AS Rob Portman dan penasihat seniornya Stuart Stevens.

Akankan Romney, sang pengusaha, mampu menandingi Obama dalam debat terakhir yang sangat menentukan? Kita lihat saja.

(nvc/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads