Serangan ini terjadi di wilayah Banu Walid, sekitar 170 km sebelah tenggara ibukota Tripoli. Wilayah Bani Walid diyakini menjadi markas persembunyian loyalis Khadafi serta sejumlah kelompok pelaku kriminal.
"Bani Walid diserang dari tiga sisi hari ini," ujar seorang pejabat kota setempat, Massud al-Waer seperti dilansir AFP, Kamis (18/19/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentara Libya memfokuskan serangan ke wilayah perbukitan, yang diyakini menjadi tempat persembunyian para loyalis Khadafi. Bekas komandan kelompok pemberontak, Libya Shield, menyatakan 4 anggotanya tewas dalam serangan ini. Sedangkan 19 orang lainnya mengalami luka-luka.
Secara terpisah, Wakil Kepala Rumah Sakit Bani Walid, Abdullah al-Mansuri menyebutkan, pihaknya menerima sejumlah korban luka dan korban tewas akibat serangan ini.
"Terdapat 7 korban tewas dan 75 orang lainnya luka-luka, termasuk seorang anak perempuan berusia 14 tahun," tutur Abdullah.
Sejak bulan lalu, kota Bani Walid kembali menjadi sorotan setelah tewasnya mantan pemberontak asal Misrata yang pertama kali menangkap mendiang Khadafi di persembunyiannya. Pemuda bernama Omar ben Shaaban (22) ini tewas dianiaya dan ditembak oleh loyalis Khadafi di wilayah tersebut, setelah diculik selama berminggu-minggu.
Atas hal tersebut, majelis umum Libya pun meminta Menteri Pertahanan dan Menteri Dalam Negeri untuk mencari pelaku yang menculik dan membunuh Omar. Bahkan mereka memperbolehkan penggunaan kekuatan militer jika memang diperlukan.
(nvc/ita)











































