Roos mengaku memahami kemarahan warga atas insiden ini. "Saya memahami kemarahan yang dirasakan banyak orang terkait laporan insiden ini," kata Roos seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (17/10/2012).
Dikatakan Roos, dirinya juga merasakan kemarahan yang sama dengan warga Jepang. "Bukan cuma saya sebagai sebagai Dubes AS, namun keseluruhan pemerintah AS termasuk militer kami akan terus berupaya mendapatkan kepercayaan rakyat Okinawa dan rakyat Jepang," tutur diplomat AS tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tak bisa menerima ini, bagaimanapun besarnya keberadaan militer AS diklaim diperlukan untuk keamanan nasional," cetusnya.
Stasiun televisi setempat, NHK seperti dilansir Asia One, Rabu (17/10/2012), melaporkan kedua tentara AS ini ditangkap atas tuduhan penyerangan terhadap seorang wanita yang terjadi pada Selasa (16/10) dini hari waktu setempat. Kedua tentara yang tidak disebutkan nama ataupun pangkatnya ini diketahui sama-sama berusia 23 tahun.
Menurut TV Asahi, salah satu tentara mengakui telah melakukan penyerangan tersebut. Sedangkan seorang tentara lainnya membantahnya dengan tegas.
(ita/nrl)










































