Iring-iringan sekitar 20 kendaraan terlihat keluar dari kompleks Rumah Sakit Beijing yang terletak di pusat ibukota. Tampak juga sebuah bus yang didekorasi dengan pita kuning dan rangkaian bunga, yang di dalamnya terdapat peti mati Sihanouk.
Iring-iringan tersebut bergerak menuju Bandara Beijing melalui jalan tol yang telah dibersihkan aksesnya oleh otoritas setempat. Media nasional China terus mengikuti prosesi pemulangan jenazah Sihanouk ini dan menyiarkannya secara langsung. Demikian seperti dilansir AFP, Rabu (17/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setibanya di Kamboja, jenazah Sihanouk akan disemayamkan di Istana Kerajaan di Phnom Penh. Rencananya, jenazah Sihanouk akan dipamerkan kepada rakyat selama 3 bulan sebelum akhirnya dimakamkan.
Semasa berkuasa, Sihanouk dikenal dekat dengan tokoh revolusi China Mao Zedong dan Zhou Enai. Setelah turun tahta pada tahun 2004, Sihanouk yang memiliki sejumlah masalah kesehatan kerap berkunjung ke China untuk menjalani serangkaian perawatan medis. Dia bahkan telah menempati kediamannya di Beijing sejak Januari lalu, dengan didampingi istri keenamnya, Monique.
Menurut kantor berita Xinhua, Konselor China Dai Bingguo yang merupakan pejabat tinggi China untuk urusan luar negeri, ikut mengawal pemulangan jenazah Sihanouk hingga ke Kamboja. Media lokal bahkan merilis foto Lapangan Tiananmen yang ikut mengibarkan bendera setengah tiang sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi mendiang Sihanouk.
(nvc/ita)











































